“Pujian Di Bawah Langit Seorang Kapusin” (Fr. Greg Ripo,OFMCap)

Sore itu, mentari merayap malas di balik bukit kecil di ujung desa. Langit jingga meneteskan warna keemasan di dinding Biara St. Clara, membuat salib kayu tua di atas kapel bersinar seolah terbakar cahaya surgawi. Dari berandanya yang sederhana, Andreas Maran, seorang frater Kapusin muda, menyesap kopi Flores yang masih mengepul. Ia baru selesai membersihkan ruang … Baca Selengkapnya

DI BALIK AIR MATA SUMATERA

Oleh Fr. Mulyadi Pardosi,OFMCap Aku tiba di tanah yang belum sempat bernafas. Banjir telah lewat, tetapi hujan masih berjaga di atasnya. Seperti luka terbuka yang disiram air garam oleh langit, Sumatera menangis bukan sekadar metafora, yang direduksi jadi kabar mencekam di media sosial saja, tetapi ia menangis lewat angka. Lebih dari 1.140 orang meninggal, ratusan … Baca Selengkapnya