(Fr. Fredericus Bu’ulolo,OFMCap) Langit sore itu suram, seakan menutup matahari dari bumi. Awan hitam menggantung rendah, tebal dan berat, seperti beban yang ditanggung ciptaan. Angin berdesing melalu...
Sdr. Martinus Manullang, OFMCap. Dalam era digital dewasa ini, media sosial sudah menjajaki di berbagai kalangan usia, baik tua sampai anak-anak. Setiap orang dengan bebas mengekspresikan diri di dala...
Refleksi Kritis Dari Tinjauan Ensiklik Laudato Si’ Oleh Fr. Giovanni Piang Abstrak Hubungan Fransiskus dari Assisi dengan alam ciptaan tidak hanya tinggal pada level kodrati dan manusia, tetapi ...
Pada tanggal 1–8 Februari 2026, para Bruder Muda Kapusin Indonesia mengadakan pertemuan tahunan di Biara Kapusin Laverna, Gunungsitoli, Nias. Pertemuan ini menjadi momentum refleksi bersama mengenai k...
Rabu Abu selalu datang setiap tahun, tetapi sering kali saya merasa tidak benar-benar siap memasukinya. Tiba-tiba saja masa Prapaskah dimulai, dan saya bertanya dalam hati: apa yang sebenarnya mau say...
Namaku Pindo. Entah mengapa aku sangat bahagia dengan namaku itu. Mungkin bagi orang Simalungun, nama Pindo tidaklah asing. Aku berasal dari suku itu, dan aku bangga akan asal-usulku. Namun kini aku t...
Formasi kita (Kapusin) bukan sekadar belajar teologi, tapi pertama-tama adalah formasi menjadi manusia yang seutuhnya. Kita ingin menjadi seperti St. Fransiskus, seorang manusia yang benar-benar utuh,...
Buku ini menegaskan bahwa manusia pada hakikatnya adalah makhluk rohani. Oleh karena itu, dimensi rohani bukan tambahan dalam pendidikan dan formasi, melainkan fondasi yang membuka dan melengkapi selu...
“Marilah kita mengembalikan semuanya yang baik kepada Allah yang Mahatinggi dan Mahabaik dan mengakui, bahwa semua yang baik adalah milikNya. Marilah kita mengucapkan Syukur kepadaNya atas segala-gala...
(RFO OFMCap atau Ratio Formationis Ordinis; pedoman pendidikan Kapusin) Dalam hidup Kapusin, intelektual bukan pertama-tama gelar, kepandai atau merangkum sebuah argumen yang rapi. Intelektual bukan s...
